MAGETAN, transisi.net – Telaga Sarangan kembali menjadi pilihan wisatawan lokal untuk menghabiskan waktu libur. Pada sore hari, suasana kawasan wisata di kaki Gunung Lawu tersebut terlihat lebih tenang dan sepi, namun tetap menawarkan panorama alam yang menarik.
Telaga Sarangan berada di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Udara sejuk dan pemandangan telaga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat di wilayah Karesidenan Madiun yang ingin melepas penat setelah menjalani aktivitas selama sepekan.

Sejumlah wisatawan terlihat menikmati suasana di sekitar bibir telaga. Ada yang duduk santai sambil menikmati pemandangan, sementara lainnya memilih berkeliling kawasan wisata.
Fajar, salah seorang wisatawan yang ditemui di sekitar Telaga Sarangan, mengaku cukup sering datang untuk sekadar mencari suasana berbeda.
“Saya hampir tiap pekan ke sini, ya untuk refreshing, untuk menghilangkan suntuk,” ujar Fajar.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga dapat mencoba sejumlah aktivitas wisata. Salah satunya menaiki speedboat untuk berkeliling Telaga Sarangan.
Tarif speedboat untuk satu kali putaran berada di kisaran Rp100 ribu. Sementara itu, pengunjung yang memilih dua kali putaran dapat membayar sekitar Rp150 ribu.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana telaga dengan cara berbeda, tersedia pula jasa penyewaan kuda. Tarif yang ditawarkan sekitar Rp80 ribu untuk satu kali putaran.
Pilihan penginapan juga cukup beragam. Wisatawan yang ingin bermalam dapat menemukan hotel maupun penginapan di sekitar kawasan Telaga Sarangan dengan berbagai pilihan harga.
Dengan tiket masuk sekitar Rp20 ribu per orang, Telaga Sarangan dapat menjadi salah satu pilihan wisata keluarga saat akhir pekan.
Suasana sore yang lebih tenang, udara sejuk, panorama telaga, serta beragam aktivitas wisata membuat Telaga Sarangan tetap menarik untuk dikunjungi, baik untuk sekadar refreshing maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. (red)



















