MANGGARAI, Transisi.net – Gempa bumi dengan magnitudo 3,7 terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8/2026) pagi. Gempa tercatat pada pukul 08.23.19 WIB dengan pusat gempa berada di darat.
Berdasarkan informasi BMKG yang diterima, episentrum gempa berada pada koordinat 8,31 Lintang Selatan dan 120,54 Bujur Timur, sekitar 35 kilometer sebelah utara Ruteng, Kabupaten Manggarai. Gempa tersebut memiliki kedalaman yang sangat dangkal, yakni 3 kilometer.

Gempa dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah dengan tingkat intensitas berbeda.
Pada skala III MMI, gempa dirasakan di wilayah Reok dan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, serta Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.
Sementara itu, getaran dengan intensitas II MMI dilaporkan dirasakan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Di Kabupaten Manggarai, wilayah yang mencatatkan intensitas II MMI meliputi Wae Ri’i, Ruteng, Cibal, Langke Rembong, Rahong Utara, Lelak, dan Cibal Barat.
Di Kabupaten Manggarai Barat, getaran dirasakan di Macang Pacar, Kuwus, dan Ndoso. Sedangkan di Kabupaten Manggarai Timur, gempa dirasakan di Poco Ranaka, Sambi Rampas, Elar, Rana Mese, dan Poco Ranaka.
BMKG juga mencatat sejumlah wilayah lain yang merasakan getaran pada intensitas I MMI, antara lain beberapa kecamatan di Kabupaten Ende, Ngada, Manggarai, Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai Barat, Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, serta Manggarai Timur.
Hingga informasi tersebut diterbitkan, belum terdapat keterangan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Informasi terkait aktivitas gempa bumi dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG. (Red)























